Minggu, 07 April 2013

Artikel Tentang Menyontek


Kondisi pelajar zaman sekarang sudah cukup memperihatinkan. Mereka-mereka yang mempunyai biaya(mampu) untuk melaksanakan sekolah justri tidak melakoni kegiatan sekolah itu dengan benar dan sungguh-sungguh. Kebanyakan dari mereka kurang mengerti bahwa masih banyak jutaan remaja yang tidak sekolah dikarenakan kurangnya biaya. Tidak hanya itu, banyak remaja Indonesia yang sudah mendekati UNAS, namun tidak bisa melanjutkan/mengikuti UNAS dikarenakan kurangnya biasa administrasi sekolah.

Mereka-mereka yang masih belum sadar saja dalam mensyukuri rezeki untuk bisa sekolah ini, kadang
menjalani kegtaian sekolah masih dengan sangat ugal-ugalan(seenaknya sendiri). Terutama dalam masalah mendapatkan nilai. Zaman sekarang ini, kebanyakan mreka sering menyontek saat dalam pengambilan nilai disekolah.

Saat UNAS, USEK, UH, bahkan PR sekaipun yang sejatinya masih bisa dikerjakan dengan cara minta tolong orang lain atau bahkan masih bisa Tanya Mbah.Google pun masih mereka lakukan dengan kegiatan haram, yaitu menyontek.

Wahai teman-temanku, ketahuilah menyontek itu ialah hal pembodohan dan hukumnya haram, karena bersifat curang dan membohongi khalayak banyak.

Saat melaksanakan segala macam ujian. Untuk hal ini, apakah pengajar kurang tegas/ketat dalam pengawasan atau justru pelajarnya yang semakin menggila dan tidak punya sopan santun ?. Dan yang paling menggila adalah sudah banyaknya macam-macam mengibuli guru yang dilakukan oleh siswa pada saat ujian. Ada yg ditulis dikertas kecil banget, tembok, bahkan tubuh. (Hayohh pembaca pernah atau tidak melakukan itu ??? ngakuu !!!).

Pelajar zaman sekarang memang sangat mengenaskan, dengan lihai dan tanpa rasa takut ia menyontek dan melihat buku (dibaca : ngerepek)

Allah-pun bersabda "Barang siapa yang berbuat curang, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa hasil kecurangannya" (TQS Ali-Imran [31] : 161).
Nah kalau sudah kayak gini, apa kalian masih tidak takut aja untuk menyontek ?

Mereka kurang mengerti bahwasannya memang guru itu bisa saja dikibulin, tapi ingat !. Ada satu yang tidak akan pernah bisa kita kibulin, yaitu ALLAH. yups ! Dzat Yang Maha Agung itu tidak akan pernah kita kibulin. Artinya, setiap kita menyontek sedikit saja, dosa akan senantiasa mengalir pada dirikita, karena semua perbuatan kita akan selalu di catat oleh para Malaikat Allah.

Teman-temanku yang hebat, ketahuilah Rasulullah pernah bersabda, "Ciri-ciri orang munafik ada 3 : apabila berkata ia dusta, apabila beranji ia ingkar dan apabila ia dipercaya (diberi Amanah) ia khianati.

Nah, apa kalian mau dikatakan sebagai orang munafik ??, tentu enggak kan !. Nah makanya itu kalian jangan berkata dusta kepada guru dan teman-teman kalian, contohnya "aku gak nyontek kok, beneran deh !". Tapi ihh nyatanya nyontek !. Kalian juga ingkar terhadap janji kalian kepada guru dan orangtua kalian, "Iya Bu.Guru/Pa/Ma aku kalau sekolah gak nyontek kok". Lalu, kalian juga mengingkari kepercayaan orang tua kalian untuk mempercayakan kalian besekolah dengan sungguh-sungguh. Dan bahwasannya menyontek juga termasuk kedalam golongan ingkar yang sangat ingkar, karena bersifat membohongi. Kita sudah membohongi guru, teman-teman dan diri kalian sendiri.

Dengan menyontek, berarti anda juga membohongi diri anda sendiri. Kalian bersifat tidak percaya diri dan bersifat menjerumuskan diri kalian sendiri.

Teman-teman, ketahuilah kita tak perlu dipandang hebat oataupun baik oleh para manudia dibumi ini. Kita cukup berusaha untuk menkadi yang terbaik di mata Allah dan para Malaikat-Nya. Maka InsyaAllah dengan itu, Allah akan memberikan pancaran kehebatan dan kebaikan untuk kita agar dapat di pandang oleh seluruh manusia-manusia dibumi ini.

Teman-teman marilah kita menuju dunia kejujuran yang akan membawa kita pada kesuksesan yang sesungguhnya. Mari kita berbondong-bondong bersama untuk meninggalkan kegiatan haram, yaitu menyontek (salah satunya). Karena jika kita sekolah dengan cara yang benar, baik, dan jujur. InsyaAllah jika kelak kita jadi seorang pejabat, maka pada saat pelepasan jabatan, kita akan melepaskan jabatan itu dengan cara terhormat. Namun lain lagi jika kita sekolah saja masih sering menyontek. Maka sudah pasti pada saat menjadi pejabat, kita akan menjadi pejabat yang curang ataupun korup. Dan yg paling memalukan kita akan diturunkan dari jabatan kita dengan sangat tidak hormat.

Untuk masalah pekerjaan akibat dari sering/tidaknya menyontek, itu tidak berdampak pada pekerjaan menjadi pejabat saja. Melainkan semua pekerjaan. Jika kita sekolahnya saja selalu meyontek, maka kelak kita akan mendapatkan pekerjaan yang tidak barokah. Dan sudah pasti begitupun sebaliknya.

So, Jujurlah dalam melakukan pencarian (termasuk pencarian ilmu), pasti Ma'unah (pertolongan) Allah akan datang. Takut dari dosa bagaikan minum obat dari penyakit, dan tidak sedikit obat
menjadi penyebab sehatnya.

salam #SEMANGKA !!!!
#SemangatKarenaAllah

Tidak ada komentar: