Kondisi
pelajar zaman sekarang sudah cukup memperihatinkan. Mereka-mereka yang
mempunyai biaya(mampu) untuk melaksanakan sekolah justri tidak melakoni
kegiatan sekolah itu dengan benar dan sungguh-sungguh. Kebanyakan dari mereka kurang
mengerti bahwa masih banyak jutaan remaja yang tidak sekolah dikarenakan
kurangnya biaya. Tidak hanya itu, banyak remaja Indonesia yang sudah mendekati
UNAS, namun tidak bisa melanjutkan/mengikuti UNAS dikarenakan kurangnya biasa
administrasi sekolah.
Mereka-mereka
yang masih belum sadar saja dalam mensyukuri rezeki untuk bisa sekolah ini,
kadang
menjalani
kegtaian sekolah masih dengan sangat ugal-ugalan(seenaknya sendiri). Terutama
dalam masalah mendapatkan nilai. Zaman sekarang ini, kebanyakan mreka sering
menyontek saat dalam pengambilan nilai disekolah.
Saat UNAS,
USEK, UH, bahkan PR sekaipun yang sejatinya masih bisa dikerjakan dengan cara
minta tolong orang lain atau bahkan masih bisa Tanya Mbah.Google pun masih
mereka lakukan dengan kegiatan haram, yaitu menyontek.
Wahai
teman-temanku, ketahuilah menyontek itu ialah hal pembodohan dan hukumnya
haram, karena bersifat curang dan membohongi khalayak banyak.
Saat
melaksanakan segala macam ujian. Untuk hal ini, apakah pengajar kurang tegas/ketat
dalam pengawasan atau justru pelajarnya yang semakin menggila dan tidak punya
sopan santun ?. Dan yang paling menggila adalah sudah banyaknya macam-macam
mengibuli guru yang dilakukan oleh siswa pada saat ujian. Ada yg ditulis dikertas
kecil banget, tembok, bahkan tubuh. (Hayohh pembaca pernah atau tidak melakukan
itu ??? ngakuu !!!).
Pelajar
zaman sekarang memang sangat mengenaskan, dengan lihai dan tanpa rasa takut ia
menyontek dan melihat buku (dibaca : ngerepek)
Allah-pun
bersabda "Barang siapa yang berbuat curang, maka pada hari kiamat ia akan datang
membawa hasil kecurangannya" (TQS Ali-Imran [31] : 161).
Nah kalau
sudah kayak gini, apa kalian masih tidak takut aja untuk menyontek ?
Mereka kurang
mengerti bahwasannya memang guru itu bisa saja dikibulin, tapi ingat !. Ada
satu yang tidak akan pernah bisa kita kibulin, yaitu ALLAH. yups ! Dzat Yang
Maha Agung itu tidak akan pernah kita kibulin. Artinya, setiap kita menyontek sedikit
saja, dosa akan senantiasa mengalir pada dirikita, karena semua perbuatan kita
akan selalu di catat oleh para Malaikat Allah.
Teman-temanku
yang hebat, ketahuilah Rasulullah pernah bersabda, "Ciri-ciri orang
munafik ada 3 : apabila berkata ia dusta, apabila beranji ia ingkar dan apabila
ia dipercaya (diberi Amanah) ia khianati.
Nah, apa
kalian mau dikatakan sebagai orang munafik ??, tentu enggak kan !. Nah makanya
itu kalian jangan berkata dusta kepada guru dan teman-teman kalian, contohnya
"aku gak nyontek kok, beneran deh !". Tapi ihh nyatanya nyontek !.
Kalian juga ingkar terhadap janji kalian kepada guru dan orangtua kalian,
"Iya Bu.Guru/Pa/Ma aku kalau sekolah gak nyontek kok". Lalu, kalian
juga mengingkari kepercayaan orang tua kalian untuk mempercayakan kalian
besekolah dengan sungguh-sungguh. Dan bahwasannya menyontek juga termasuk
kedalam golongan ingkar yang sangat ingkar, karena bersifat membohongi. Kita
sudah membohongi guru, teman-teman dan diri kalian sendiri.
Dengan
menyontek, berarti anda juga membohongi diri anda sendiri. Kalian bersifat
tidak percaya diri dan bersifat menjerumuskan diri kalian sendiri.
Teman-teman,
ketahuilah kita tak perlu dipandang hebat oataupun baik oleh para manudia dibumi
ini. Kita cukup berusaha untuk menkadi yang terbaik di mata Allah dan para Malaikat-Nya.
Maka InsyaAllah dengan itu, Allah akan memberikan pancaran kehebatan dan
kebaikan untuk kita agar dapat di pandang oleh seluruh manusia-manusia dibumi
ini.
Teman-teman
marilah kita menuju dunia kejujuran yang akan membawa kita pada kesuksesan yang
sesungguhnya. Mari kita berbondong-bondong bersama untuk meninggalkan kegiatan
haram, yaitu menyontek (salah satunya). Karena jika kita sekolah dengan cara
yang benar, baik, dan jujur. InsyaAllah jika kelak kita jadi seorang pejabat,
maka pada saat pelepasan jabatan, kita akan melepaskan jabatan itu dengan cara
terhormat. Namun lain lagi jika kita sekolah saja masih sering menyontek. Maka
sudah pasti pada saat menjadi pejabat, kita akan menjadi pejabat yang curang
ataupun korup. Dan yg paling memalukan kita akan diturunkan dari jabatan kita
dengan sangat tidak hormat.
Untuk
masalah pekerjaan akibat dari sering/tidaknya menyontek, itu tidak berdampak
pada pekerjaan menjadi pejabat saja. Melainkan semua pekerjaan. Jika kita
sekolahnya saja selalu meyontek, maka kelak kita akan mendapatkan pekerjaan
yang tidak barokah. Dan sudah pasti begitupun sebaliknya.
So,
Jujurlah dalam melakukan pencarian (termasuk pencarian ilmu), pasti Ma'unah
(pertolongan) Allah akan datang. Takut dari dosa bagaikan minum obat dari
penyakit, dan tidak sedikit obat
menjadi
penyebab sehatnya.
salam
#SEMANGKA !!!!
#SemangatKarenaAllah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar