semoga manfaat, aamiin :). boleh antum edit :)
yang pertama judulnya : "Life Is
Choice"
Assalamu'alaikum Wr Wb.
Apa kabarnya teman-teman dan kakak-kakak semua?. (dijawab). Ahh kok kurang
semangat yah kayaknya?. Coba pakai yel-yel ya?. Nah, jadi aku punya yel-yel
nih, nanti kalau aku tanya Apa Kabarnya Hei Remaja Islam, jawabnya
"Alhamdulillah, Luar Biasa Tetep Semangat, Allahu Akbar !!" Ayo di
coba ya . Apa Kabarnya Hei Remaja Islam??. Alhamdulillah kita masih diberikan
kesempatan oleh Allah untuk mengikuti kajian hari ini. Serta tak lupa
Alhamdulillah kita masih diberikan karunia berupa iman. Coba bayangkan kalau kita
tidak diberikan nikmat iman oleh Allah?. Astaghfirullah... Naudzubillah deh..
Alhamdulillah, kita juga di berikan keistiqomahan oleh Allah di jalan Islam
yang sangat indah ini. Jalan yang dimana tidak semua orang mau dan mampu
merasakannya. Bisa kita lihat, dari sekian teman kita di SMKN 1 PANDEGLANG ini,
berapa yang hadir di kajian saat ini?. Nggak ada 30% nya kan?
Berarti kita pantas nih
dibilang orang-orang istimewa hehe. Kan orang istimewa jauh lebih sedikit
daripada orang-orang biasa. Ya gak? Teman-teman, sebagaimana seorang muslim
kita harus selalu bersyukur. Bersyukur atas nikmat apapun. Termasuk syukur
karena kita telah diberikan nikmat iman tadi. Bagaimana cara menyukuri nikmat
yang satu itu?. Ada yang tau?. Kita disini saling sharing aja ya, bukan berarti
aku didepan jadi aku yang jadi penyampai untuk temen-temen semua. Hehe. Ayo,
ada yang tau? (kalau ada yang jawab ladenin, kasih tanda terimakasih/sanjungan
ke dia karena udah mau jawab). Yah, sebenarnya banyak sekali cara kita
mensyukuri nikmat iman, hanya saja mungkin kita melalaikannya. Bisa dengan
terus meningkatkan keimanan lagi, dengan bertaqorrub ilallah, selalu
mengupgrade keimanan setiap waktu, dan mengajak orang lain biar makin mau
beriman, dan pokoknya masih buanyak lagi deh hehe.
Ohya sebenarnya
keimanan kita saat ini adalah hasil dari kerja keras kita dimasa lalu. Allah
SWT berfirman dalam QS. AR-RA'D ayat (baca ayat), yang artinya
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum
itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka". SubhanAllah... Jelas
sekali dalam ayat tadi. Kalau kita dulu gak berniat merubah iman kita, maka
Allah juga tidak akan merubah iman kita yang mungkin dulunya kita banyak
maksiatnya dan sekarang Alhamdulillah berkurang maksiatnya, walaupun hanya
beberapa. Hehe maklumlah, semuanya kan butuh yang namanya proses, everythings
need a proses guys hehe. Kalau gak berproses namanya mie instan dong. Yang
terkadang mie instan itu bikin penyakit hehe. Kalau di hubungkan dengan iman,
ya bisa jadi kalau kita beriman tapi tidak ada proses maka akan timbul suatu
penyakit yang namanya "Tobat tomat, alias tobat terus kumat".
Wallahu'alam..
Teman-teman disinilah
pentingnya dalam yang namanya menuju perubahan kebaikan. Kita harus mau
berproses. Terkadang, proses itu amatlah menyakitkan. Contohnya dulu kita gak
berhijab, tapi tiba-tiba kita berhijab, syar'i lagi. Wah pasti banyak deh
omongan-omongan negatif dari orang lain. Yang katanya sok alim lah, sok ibu
haji lah, dan sok sok lainnya. Intinya Alhamdulillah dan Aamiin-in deh ya. Ok
siap?? Dalam berproses kita sangatlah butuh dengan yang namanya penyemangat.
Penyemangat saat kita jatuh, agar dia selalu menasihati kita. Agar dia selalu
terus mengajak kita kepada kebaikan. Ya, dia adalah sosok kawan-kawan yang
senantiasa mengajak kita pada kebaikan. Bismillah, insya Allah sosok-sosok itu
ada di Rohis kita ini. Iya kan kakak-kakak? (sambil nengok dan senyumin kakak2
rohis). So, mari terus istiqomah di jalan Islam ini ya.. Kita sama-sama
belajar. Belajar dari kakak-kakak yang disini juga hehe
So, life is choice.
Apakah kita akan memilih jalan kebaikan atau keburukan, itu semua pilihan kita
masing-masing. Apakah kita lebih memilih menikmati iman yang seperti saat ini,
atau lebih memilih terus mengejar nikmat iman yang semakin tinggi, itu semua
juga pilihan kita masing-masing. Sesibuk apapun urusan sekolah kita, apalagi
kita K.2013 ya hehe. Alhamdulillah sibuk banget. Semoga kita tetap mau
mengupgrade keimanan kita setiap waktu. Semoga kita tidak melupakan kewajiban 'ain
: yakni mencari ilmu agama. Semoga kita semakin di istiqomahkan dijalan Islam
yang amat indah ini ya. Hmm sekian dari aku, apabila ada kebaikan dan kebenaran
maka ambillah, yakinlah semua itu datangnya dari Allah. Dan apabila terdapat
kesalahan atau kekurangan itu semata-mata datangnya dari aku sebagai manusia
yang tak sempurna. Sekian wassalamu'alaikum wr wb
Ohya habis ngomongin
K.2013 coba baca Muhammad ayat 7 + artinya.
yang kedua judulnya, "Meraih
Kebahagiaan Hakiki"
Assalamu'alaikum Wr. Wb
teman-teman yg dirahmati Allah. Alhamdulillah dihari Jumat yang penuh berkah
kali ini kita dapat berkumpul dalam majlis yang insya Allah, Allah meridhoinya.
Dalam suatu hadits Rasulullah SAW pernah bersabda. Bahwasannya ketika ada
seseorang yang melangkahkan kakinya menuju suatu majlis ilmu. Maka setiap
langkahnya akan dihitung pahala. SubhanAllah.. Asik bukan?. Bayangkan saja, kita
dari rumah tadi waktu akan berangkat sekolah berdoa dulu dan berniat untuk
beribadah kepada Allah. Lalu kita melangkah kaki kita sebanyak 50 X lah. Terus
naik angkot, ban mobil angkotnya menggelinding sekitar 500 X. Wah bisa
bayangkan gak?. Betapa pahala kita banyak banget kan?. SubhanAllah, itulah
keistimewaan Islam bagi orang-orang yang meniatkan mencari ilmu sebagai salah
satu cara dia beribadah kepada Allah SWT.
Teman-teman fillah,
kita hidup di dunia pasti ada yang namanya bahagia dan sedih. Contoh nih,
paginya kita berangkat sekolah bahagia banget karena sama Orangtua kita dikasih
uang saku yang lumayanlah hehe. Terus siangnya di sekolah kita mendapati
ulangan harian yang mendadak, parahnya ternyata hasil nilai kita dibawah KKM.
Duh, apes banget, endingnya kita ya sedih deh. Hmm. Hehe itu sih contoh aja ya,
selebihnya jangan sampai deh kita mendapatkan nilai sekolah dibawah KKM hehe.
Percaya tidak? Di dunia ini ada dua macam kebahagiaan. Ada yang tau? (ajak
audiance bercakap-capak, kalau ada yang jawab kasih penghargaan berupa pujian
atau semacamnya). Yups.. Yang pertama adalah kebahagiaan hakiki, dan yang kedua
kebahagiaan semu. Ada yang tahu beda dari dua macam kebahagiaan tersebut? (ajak
audiance bercakap-cakap lagi).
Teman-teman, seseorang
akan merespon apa-apa yang didapatkannya dengan salah satu dari tiga cara,
yakni : 1. Ia merespon dengan yang namanya nafsu. Maksudnya, ketika dia
mendapatkan sesuatu, misalkan saja cemooh dari orang lain maka dia akan
membalasnya dengan nafsu. Ya misalkan dengan marah-marah, atau malah membalas
cemooh tersebut. 2. Ia merespon dengan yang namanya keinginan. Maksudnya,
ketika dia mendapatkan cemooh dari orang lain. Maka dia akan membalasnya dengan
keinginan-keinginannya yang terkadang keinginanya tersebut tidak sesuai dengan
Islam. Dengan tidak mau melakukan sesuatu lagi lah (maksudnya takut di cemooh
lagi). 3. Ia meresponnya dengan ridho Allah. Inilah yang patut kita pilih.
Mengapa?. Karena sebenarnya standart berbuat kita adalah ridho Allah SWT.
Ketika apa yang kita lakukan di ridhoi Allah, walau manusia banyak yang gak
suka, tetaplah lakukan. Pun sebaliknya, kalau apa yang kita lakukan tidak di
ridhoi Allah, walau orang-orang suka, ya jangan dilakukan hehe.
Kan percuma ya, kita
melakukan sesuatu terus manusia suka lalu memuji kita. Sedang di sisi lain
Allah murka sama perbuatan kita tersebut. Hmm naudzubillah deh.. Temen-temen
fillah, kebahagiaan sejati atau hakiki adalah ketika apa-apa yang kita lakukan
di dunia ini di ridhoi Allah SWT. Kita harus tidak peduli dengan
omongan-omongan negatif orang lain. Biarkan orang lain sibuk mencemooh kita.
Tugas kita hanya dua ; diam menanggapinya dan yang kedua instropeksi diri.
Kenapa sih kita melakukan kebaikan tapi kok masih aja ada orang yang gak suka?.
Bisa jadi karena kita kurang mendekati orang-orang tersebut untuk menjelaskan,
ini loh alasanku melakukan ini. Tapi ingat ya, caranya harus yang woles alias
selow hehe.
Temen-temen sekarang
sudah sepantasnyalah kita untuk mengejar yang namanya Kebahagiaan Hakiki.
Dengan apa?. Yakni dengan mari terus bertaqorrub ilallah. Bertaqorrub ilallah
banyak caranya, salah satunya dengan yuk mengkaji Islam secara rutin. Bagaimana
kita bisa meraih kebahagiaan hakiki (ridho Allah) kalau kita saja tidak mau
mengkaji ilmu-ilmu yang ada di agama Allah?. Yah ini sih sebenarnya peringatan
untuk kita semua ya. Kan kita disini masih sama-sama belajar kan ya? Mari terus
bersemangat dalam meraih kebahagiaan hakiki tersebut. Jangan pedulikan omongan
negatif orang. Karena sesungguhnya manusia mempunyai satu mulut dengan sejuta
kata-katanya yang kadang kata-katanya tersebut dapat menimbulkan sakit hati.
Kalau di cemooh karena kebaikan, bilang aja "Masalah buat loh?. Allah aja
ridho !" hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar