Jumat, 19 September 2014

Contoh Naskah Dakwah Ringan Untuk Remaja

kali ini saya akan membagikan dua conroh naskah untuk mengisi kajian tapi yang singkat-singkat saja dan sangat ringan, yaa bisa untuk materi awal ngisi kajian gitu deh yang berdurasikan singkat :)

semoga manfaat, aamiin :). boleh antum edit :)

yang pertama judulnya : "Life Is Choice"

Assalamu'alaikum Wr Wb. Apa kabarnya teman-teman dan kakak-kakak semua?. (dijawab). Ahh kok kurang semangat yah kayaknya?. Coba pakai yel-yel ya?. Nah, jadi aku punya yel-yel nih, nanti kalau aku tanya Apa Kabarnya Hei Remaja Islam, jawabnya "Alhamdulillah, Luar Biasa Tetep Semangat, Allahu Akbar !!" Ayo di coba ya . Apa Kabarnya Hei Remaja Islam??. Alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk mengikuti kajian hari ini. Serta tak lupa Alhamdulillah kita masih diberikan karunia berupa iman. Coba bayangkan kalau kita tidak diberikan nikmat iman oleh Allah?. Astaghfirullah... Naudzubillah deh.. Alhamdulillah, kita juga di berikan keistiqomahan oleh Allah di jalan Islam yang sangat indah ini. Jalan yang dimana tidak semua orang mau dan mampu merasakannya. Bisa kita lihat, dari sekian teman kita di SMKN 1 PANDEGLANG ini, berapa yang hadir di kajian saat ini?. Nggak ada 30% nya kan?

Berarti kita pantas nih dibilang orang-orang istimewa hehe. Kan orang istimewa jauh lebih sedikit daripada orang-orang biasa. Ya gak? Teman-teman, sebagaimana seorang muslim kita harus selalu bersyukur. Bersyukur atas nikmat apapun. Termasuk syukur karena kita telah diberikan nikmat iman tadi. Bagaimana cara menyukuri nikmat yang satu itu?. Ada yang tau?. Kita disini saling sharing aja ya, bukan berarti aku didepan jadi aku yang jadi penyampai untuk temen-temen semua. Hehe. Ayo, ada yang tau? (kalau ada yang jawab ladenin, kasih tanda terimakasih/sanjungan ke dia karena udah mau jawab). Yah, sebenarnya banyak sekali cara kita mensyukuri nikmat iman, hanya saja mungkin kita melalaikannya. Bisa dengan terus meningkatkan keimanan lagi, dengan bertaqorrub ilallah, selalu mengupgrade keimanan setiap waktu, dan mengajak orang lain biar makin mau beriman, dan pokoknya masih buanyak lagi deh hehe.

Ohya sebenarnya keimanan kita saat ini adalah hasil dari kerja keras kita dimasa lalu. Allah SWT berfirman dalam QS. AR-RA'D ayat (baca ayat), yang artinya "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka". SubhanAllah... Jelas sekali dalam ayat tadi. Kalau kita dulu gak berniat merubah iman kita, maka Allah juga tidak akan merubah iman kita yang mungkin dulunya kita banyak maksiatnya dan sekarang Alhamdulillah berkurang maksiatnya, walaupun hanya beberapa. Hehe maklumlah, semuanya kan butuh yang namanya proses, everythings need a proses guys hehe. Kalau gak berproses namanya mie instan dong. Yang terkadang mie instan itu bikin penyakit hehe. Kalau di hubungkan dengan iman, ya bisa jadi kalau kita beriman tapi tidak ada proses maka akan timbul suatu penyakit yang namanya "Tobat tomat, alias tobat terus kumat". Wallahu'alam..

Teman-teman disinilah pentingnya dalam yang namanya menuju perubahan kebaikan. Kita harus mau berproses. Terkadang, proses itu amatlah menyakitkan. Contohnya dulu kita gak berhijab, tapi tiba-tiba kita berhijab, syar'i lagi. Wah pasti banyak deh omongan-omongan negatif dari orang lain. Yang katanya sok alim lah, sok ibu haji lah, dan sok sok lainnya. Intinya Alhamdulillah dan Aamiin-in deh ya. Ok siap?? Dalam berproses kita sangatlah butuh dengan yang namanya penyemangat. Penyemangat saat kita jatuh, agar dia selalu menasihati kita. Agar dia selalu terus mengajak kita kepada kebaikan. Ya, dia adalah sosok kawan-kawan yang senantiasa mengajak kita pada kebaikan. Bismillah, insya Allah sosok-sosok itu ada di Rohis kita ini. Iya kan kakak-kakak? (sambil nengok dan senyumin kakak2 rohis). So, mari terus istiqomah di jalan Islam ini ya.. Kita sama-sama belajar. Belajar dari kakak-kakak yang disini juga hehe

So, life is choice. Apakah kita akan memilih jalan kebaikan atau keburukan, itu semua pilihan kita masing-masing. Apakah kita lebih memilih menikmati iman yang seperti saat ini, atau lebih memilih terus mengejar nikmat iman yang semakin tinggi, itu semua juga pilihan kita masing-masing. Sesibuk apapun urusan sekolah kita, apalagi kita K.2013 ya hehe. Alhamdulillah sibuk banget. Semoga kita tetap mau mengupgrade keimanan kita setiap waktu. Semoga kita tidak melupakan kewajiban 'ain : yakni mencari ilmu agama. Semoga kita semakin di istiqomahkan dijalan Islam yang amat indah ini ya. Hmm sekian dari aku, apabila ada kebaikan dan kebenaran maka ambillah, yakinlah semua itu datangnya dari Allah. Dan apabila terdapat kesalahan atau kekurangan itu semata-mata datangnya dari aku sebagai manusia yang tak sempurna. Sekian wassalamu'alaikum wr wb
Ohya habis ngomongin K.2013 coba baca Muhammad ayat 7 + artinya.


yang kedua judulnya, "Meraih Kebahagiaan Hakiki"

Assalamu'alaikum Wr. Wb teman-teman yg dirahmati Allah. Alhamdulillah dihari Jumat yang penuh berkah kali ini kita dapat berkumpul dalam majlis yang insya Allah, Allah meridhoinya. Dalam suatu hadits Rasulullah SAW pernah bersabda. Bahwasannya ketika ada seseorang yang melangkahkan kakinya menuju suatu majlis ilmu. Maka setiap langkahnya akan dihitung pahala. SubhanAllah.. Asik bukan?. Bayangkan saja, kita dari rumah tadi waktu akan berangkat sekolah berdoa dulu dan berniat untuk beribadah kepada Allah. Lalu kita melangkah kaki kita sebanyak 50 X lah. Terus naik angkot, ban mobil angkotnya menggelinding sekitar 500 X. Wah bisa bayangkan gak?. Betapa pahala kita banyak banget kan?. SubhanAllah, itulah keistimewaan Islam bagi orang-orang yang meniatkan mencari ilmu sebagai salah satu cara dia beribadah kepada Allah SWT.

Teman-teman fillah, kita hidup di dunia pasti ada yang namanya bahagia dan sedih. Contoh nih, paginya kita berangkat sekolah bahagia banget karena sama Orangtua kita dikasih uang saku yang lumayanlah hehe. Terus siangnya di sekolah kita mendapati ulangan harian yang mendadak, parahnya ternyata hasil nilai kita dibawah KKM. Duh, apes banget, endingnya kita ya sedih deh. Hmm. Hehe itu sih contoh aja ya, selebihnya jangan sampai deh kita mendapatkan nilai sekolah dibawah KKM hehe. Percaya tidak? Di dunia ini ada dua macam kebahagiaan. Ada yang tau? (ajak audiance bercakap-capak, kalau ada yang jawab kasih penghargaan berupa pujian atau semacamnya). Yups.. Yang pertama adalah kebahagiaan hakiki, dan yang kedua kebahagiaan semu. Ada yang tahu beda dari dua macam kebahagiaan tersebut? (ajak audiance bercakap-cakap lagi).

Teman-teman, seseorang akan merespon apa-apa yang didapatkannya dengan salah satu dari tiga cara, yakni : 1. Ia merespon dengan yang namanya nafsu. Maksudnya, ketika dia mendapatkan sesuatu, misalkan saja cemooh dari orang lain maka dia akan membalasnya dengan nafsu. Ya misalkan dengan marah-marah, atau malah membalas cemooh tersebut. 2. Ia merespon dengan yang namanya keinginan. Maksudnya, ketika dia mendapatkan cemooh dari orang lain. Maka dia akan membalasnya dengan keinginan-keinginannya yang terkadang keinginanya tersebut tidak sesuai dengan Islam. Dengan tidak mau melakukan sesuatu lagi lah (maksudnya takut di cemooh lagi). 3. Ia meresponnya dengan ridho Allah. Inilah yang patut kita pilih. 
Mengapa?. Karena sebenarnya standart berbuat kita adalah ridho Allah SWT. Ketika apa yang kita lakukan di ridhoi Allah, walau manusia banyak yang gak suka, tetaplah lakukan. Pun sebaliknya, kalau apa yang kita lakukan tidak di ridhoi Allah, walau orang-orang suka, ya jangan dilakukan hehe.

Kan percuma ya, kita melakukan sesuatu terus manusia suka lalu memuji kita. Sedang di sisi lain Allah murka sama perbuatan kita tersebut. Hmm naudzubillah deh.. Temen-temen fillah, kebahagiaan sejati atau hakiki adalah ketika apa-apa yang kita lakukan di dunia ini di ridhoi Allah SWT. Kita harus tidak peduli dengan omongan-omongan negatif orang lain. Biarkan orang lain sibuk mencemooh kita. Tugas kita hanya dua ; diam menanggapinya dan yang kedua instropeksi diri. Kenapa sih kita melakukan kebaikan tapi kok masih aja ada orang yang gak suka?. Bisa jadi karena kita kurang mendekati orang-orang tersebut untuk menjelaskan, ini loh alasanku melakukan ini. Tapi ingat ya, caranya harus yang woles alias selow hehe.

Temen-temen sekarang sudah sepantasnyalah kita untuk mengejar yang namanya Kebahagiaan Hakiki. 
Dengan apa?. Yakni dengan mari terus bertaqorrub ilallah. Bertaqorrub ilallah banyak caranya, salah satunya dengan yuk mengkaji Islam secara rutin. Bagaimana kita bisa meraih kebahagiaan hakiki (ridho Allah) kalau kita saja tidak mau mengkaji ilmu-ilmu yang ada di agama Allah?. Yah ini sih sebenarnya peringatan untuk kita semua ya. Kan kita disini masih sama-sama belajar kan ya? Mari terus bersemangat dalam meraih kebahagiaan hakiki tersebut. Jangan pedulikan omongan negatif orang. Karena sesungguhnya manusia mempunyai satu mulut dengan sejuta kata-katanya yang kadang kata-katanya tersebut dapat menimbulkan sakit hati. Kalau di cemooh karena kebaikan, bilang aja "Masalah buat loh?. Allah aja ridho !" hehe


Tidak ada komentar: